Bangga MelayaniBerakhlak

NGOPI Episode 2 PTUN Yogyakarta, Mengupas Mindset dan Etos Kerja untuk Membangun Aparatur yang Adaptif dan Berintegritas

Yogyakarta, 14 April 2025 — Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Yogyakarta kembali menghadirkan ruang diskusi inspiratif melalui kegiatan dialog interaktif NGOPI (Ngobrolin Pikiran) Episode ke-2 dengan mengangkat tema “Mindset dan Etos Kerja”. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya strategis dalam membangun pola pikir dan budaya kerja aparatur yang adaptif, profesional, serta berintegritas dalam menghadapi dinamika tugas dan tantangan organisasi. Acara yang berlangsung dengan suasana hangat namun tetap formal ini menghadirkan empat pembicara internal yang dikenal memiliki pemikiran kritis dan pengalaman yang beragam, yaitu Ichsan Eko Wibowo, Rizki Ananda, Ari Nurseta, dan Suzi Marliana Butar Butar. Diskusi ini dipandu oleh moderator Dwi Rachmad Adhi W P yang mampu mengarahkan jalannya dialog secara dinamis dan interaktif.

Sejak awal kegiatan, suasana diskusi terasa hidup dengan berbagai sudut pandang yang disampaikan oleh para narasumber. Tema “mindset dan etos kerja” dibedah secara mendalam, tidak hanya dari sisi teoritis, tetapi juga melalui pengalaman nyata yang relevan dengan kehidupan kerja sehari-hari di lingkungan peradilan. Dalam pemaparannya, masing-masing pembicara menekankan bahwa mindset atau pola pikir merupakan fondasi utama yang menentukan bagaimana seseorang bersikap, mengambil keputusan, serta merespons tantangan. Pola pikir yang positif dan terbuka dinilai menjadi kunci dalam menghadapi perubahan serta meningkatkan kualitas kinerja.

Salah satu poin penting yang mengemuka dalam diskusi adalah bahwa mindset tidak bersifat statis, melainkan dapat dibentuk dan dikembangkan melalui proses pembelajaran, pengalaman, serta lingkungan kerja yang mendukung. Oleh karena itu, setiap aparatur dituntut untuk terus melakukan refleksi diri dan memperbaiki cara pandang terhadap pekerjaan maupun tanggung jawab yang diemban. Selain mindset, pembahasan juga mengarah pada pentingnya etos kerja sebagai manifestasi nyata dari pola pikir yang dimiliki. Etos kerja tidak hanya diukur dari kuantitas pekerjaan yang diselesaikan, tetapi juga dari kualitas, konsistensi, serta komitmen dalam menjalankan tugas. Sikap disiplin, tanggung jawab, dan integritas menjadi indikator utama dalam membangun etos kerja yang baik.

Para pembicara juga menyoroti pentingnya keseimbangan antara kemampuan teknis (hard skills) dan kemampuan interpersonal (soft skills). Dalam konteks pelayanan publik, kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, serta mengelola emosi menjadi aspek yang tidak kalah penting dalam menunjang keberhasilan pelaksanaan tugas. Diskusi semakin menarik ketika para narasumber berbagi pengalaman terkait tantangan yang dihadapi dalam menjaga semangat kerja dan konsistensi dalam berperilaku profesional. Berbagai strategi dan pendekatan pun dibagikan, mulai dari pentingnya menetapkan tujuan kerja yang jelas, menjaga motivasi internal, hingga membangun lingkungan kerja yang saling mendukung.

Kegiatan NGOPI Episode ke-2 ini tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi juga ruang refleksi bersama bagi seluruh aparatur PTUN Yogyakarta untuk mengevaluasi diri serta memperkuat komitmen dalam membangun budaya kerja yang lebih baik. Dengan adanya kegiatan semacam ini, diharapkan tercipta lingkungan kerja yang tidak hanya produktif, tetapi juga kolaboratif dan inspiratif.

Melalui dialog yang terbuka dan konstruktif, PTUN Yogyakarta terus berupaya mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai salah satu pilar utama dalam mewujudkan pelayanan peradilan yang prima. Tema mindset dan etos kerja yang diangkat dalam NGOPI kali ini menjadi pengingat bahwa perubahan besar dalam organisasi selalu berawal dari perubahan cara berpikir dan sikap individu.