Bangga MelayaniBerakhlak

Bukan Sekadar Serap Anggaran, PTUN Yogyakarta Pastikan Setiap Rupiah Memberikan Manfaat Nyata bagi Pelayanan Peradilan

Yogyakarta, 2 Juli 2026 – Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola keuangan negara yang profesional, transparan, dan akuntabel melalui penyelenggaraan Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Anggaran Triwulan II Tahun Anggaran 2026 pada Kamis, 2 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi seluruh jajaran PTUN Yogyakarta untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan anggaran selama semester pertama tahun 2026 sekaligus menyusun strategi optimalisasi pelaksanaan program pada semester berikutnya. Rapat yang berlangsung di lingkungan PTUN Yogyakarta tersebut dihadiri oleh unsur pimpinan, pejabat struktural dan fungsional, pejabat pengelola anggaran, pejabat pembuat komitmen, bendahara, para penanggung jawab kegiatan, serta aparatur yang terlibat dalam proses perencanaan dan pelaksanaan anggaran. Kehadiran seluruh unsur tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam memastikan bahwa pengelolaan anggaran negara tidak hanya memenuhi target administratif, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan. Monitoring dan evaluasi anggaran merupakan agenda strategis yang secara rutin dilaksanakan sebagai bentuk pengendalian internal atas pelaksanaan program kerja serta implementasi prinsip good governance di lingkungan peradilan. Melalui kegiatan ini, PTUN Yogyakarta melakukan penelaahan terhadap capaian realisasi anggaran Triwulan II, mengevaluasi efektivitas pelaksanaan berbagai program dan kegiatan, mengidentifikasi kendala yang dihadapi selama proses pelaksanaan, sekaligus menyusun langkah-langkah perbaikan agar target kinerja organisasi dapat tercapai secara optimal hingga akhir tahun anggaran.

Dalam arahannya, Wakil Ketua PTUN Yogyakarta, Ibu Retno Nawangsih, S.H., M.H., menegaskan bahwa monitoring dan evaluasi merupakan instrumen yang sangat penting dalam memastikan seluruh proses pengelolaan anggaran berjalan sesuai dengan perencanaan, ketentuan peraturan perundang-undangan, serta prinsip akuntabilitas keuangan negara. Beliau menyampaikan bahwa keberhasilan pengelolaan anggaran tidak semata-mata diukur dari tingginya persentase penyerapan anggaran, melainkan juga dari kualitas belanja yang dihasilkan. Setiap rupiah anggaran yang dialokasikan harus mampu memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kinerja organisasi, mendukung pelaksanaan tugas pokok dan fungsi pengadilan, serta berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, pengelolaan anggaran yang berkualitas harus selalu berorientasi pada hasil (outcome), bukan hanya pada penyelesaian administrasi atau pencapaian target serapan semata. Oleh karena itu, setiap unit kerja diharapkan mampu merencanakan, melaksanakan, serta mempertanggungjawabkan penggunaan anggaran secara efektif, efisien, tepat sasaran, dan sesuai dengan kebutuhan organisasi.

Selanjutnya, forum rapat diisi dengan pemaparan dari masing-masing penanggung jawab kegiatan mengenai perkembangan realisasi anggaran pada setiap program yang telah dilaksanakan selama Triwulan II Tahun Anggaran 2026. Dalam pemaparan tersebut disampaikan berbagai capaian yang telah berhasil diraih, termasuk tingkat penyerapan anggaran, realisasi pelaksanaan kegiatan, pencapaian indikator kinerja, serta kontribusinya terhadap peningkatan kualitas pelayanan di lingkungan PTUN Yogyakarta. Selain memaparkan capaian, para penanggung jawab kegiatan juga menyampaikan berbagai kendala yang masih dihadapi selama pelaksanaan program, baik yang berkaitan dengan aspek administratif, teknis pelaksanaan kegiatan, maupun dinamika dalam proses pengadaan barang dan jasa. Seluruh kendala tersebut kemudian dibahas secara bersama-sama guna memperoleh solusi yang tepat sehingga tidak menghambat pelaksanaan program pada semester berikutnya.

Diskusi berlangsung secara interaktif dengan melibatkan seluruh peserta rapat. Setiap unit kerja diberikan kesempatan untuk menyampaikan masukan, pengalaman, serta usulan strategi yang dapat diterapkan guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan anggaran. Forum ini sekaligus menjadi sarana koordinasi antarbagian untuk memperkuat sinergi dalam mendukung pencapaian target kinerja organisasi secara menyeluruh. Dalam pembahasan juga ditekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kualitas perencanaan, ketepatan pelaksanaan, dan akuntabilitas pertanggungjawaban anggaran. Seluruh proses pengelolaan keuangan negara harus didukung dengan administrasi yang tertib, dokumentasi yang lengkap, serta pelaporan yang akurat agar mampu memenuhi standar pengawasan internal maupun eksternal.

Rapat monitoring dan evaluasi ini juga menjadi momentum untuk memperkuat budaya evaluasi berkelanjutan (continuous improvement) di lingkungan PTUN Yogyakarta. Melalui evaluasi yang dilakukan secara periodik, setiap unit kerja diharapkan mampu mengidentifikasi potensi risiko sejak dini, melakukan langkah-langkah mitigasi yang diperlukan, serta menyusun strategi percepatan pelaksanaan kegiatan yang lebih efektif pada semester kedua Tahun Anggaran 2026. Lebih lanjut, forum ini menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan anggaran merupakan tanggung jawab bersama seluruh aparatur, bukan hanya pejabat pengelola keuangan semata. Sinergi antara unsur kepaniteraan, kesekretariatan, pejabat struktural, pejabat fungsional, hingga pelaksana menjadi faktor penting dalam memastikan setiap program kerja dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan hasil yang optimal.

Melalui pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi Anggaran Triwulan II Tahun Anggaran 2026, PTUN Yogyakarta kembali menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola keuangan negara yang profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil. Evaluasi yang dilakukan tidak hanya menjadi instrumen pengendalian terhadap pelaksanaan anggaran, tetapi juga menjadi bagian dari budaya organisasi yang selalu mengedepankan perbaikan berkelanjutan dalam setiap aspek pelaksanaan tugas. Ke depan, PTUN Yogyakarta akan terus memperkuat sistem perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, serta evaluasi anggaran sebagai fondasi dalam mendukung terwujudnya lembaga peradilan yang modern, profesional, dan berintegritas. Dengan pengelolaan anggaran yang semakin berkualitas, diharapkan seluruh program kerja dapat terlaksana secara optimal dan mampu memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi peningkatan pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan serta mendukung terwujudnya badan peradilan yang agung.