Yogyakarta, 20 Mei 2026 — Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang diperingati setiap tanggal 20 Mei, Pengadilan Tata Usaha Negara Yogyakarta menyelenggarakan upacara bendera yang berlangsung dengan penuh khidmat dan semangat nasionalisme pada Rabu (20/5). Kegiatan upacara dilaksanakan di lingkungan kantor PTUN Yogyakarta dan diikuti oleh seluruh aparatur pengadilan, mulai dari unsur pimpinan, para hakim, jajaran kepaniteraan, sekretariat, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), hingga mahasiswa magang yang tengah menjalankan praktik di lingkungan pengadilan. Sejak pagi hari, seluruh peserta upacara telah bersiap dengan tertib mengenakan pakaian dinas lengkap. Suasana penuh kedisiplinan dan rasa hormat terlihat selama rangkaian kegiatan berlangsung. Upacara menjadi momentum penting untuk kembali menumbuhkan semangat persatuan, pengabdian, serta komitmen dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara.

Dalam pelaksanaan upacara tersebut, Wakil Ketua PTUN Yogyakarta, Retno Nawangsih, S.H., M.H., bertindak sebagai pembina upacara. Sementara itu, tugas sebagai komandan upacara dipercayakan kepada Eko Budi Prasetyo, S.E. yang memimpin jalannya upacara dengan penuh ketegasan dan disiplin. Rangkaian upacara berlangsung secara tertib dan lancar, dimulai dari penghormatan kepada bendera Merah Putih, pengibaran bendera kebangsaan, pembacaan teks Pancasila, pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, hingga amanat pembina upacara.
Dalam amanatnya, pembina upacara mengajak seluruh aparatur PTUN Yogyakarta untuk menjadikan momentum Hari Kebangkitan Nasional sebagai pengingat pentingnya menjaga semangat persatuan, integritas, dan pengabdian kepada bangsa dan negara. Nilai-nilai perjuangan para pendahulu bangsa diharapkan dapat menjadi inspirasi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sehari-hari. Hari Kebangkitan Nasional sendiri merupakan momentum bersejarah yang menandai bangkitnya kesadaran nasional bangsa Indonesia dalam memperjuangkan persatuan dan kemerdekaan. Semangat tersebut dinilai tetap relevan hingga saat ini, khususnya dalam membangun budaya kerja yang profesional, disiplin, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Suasana khidmat sangat terasa sepanjang pelaksanaan upacara. Seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh kesungguhan dan rasa hormat, mencerminkan semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap tanah air. Keikutsertaan mahasiswa magang dalam kegiatan ini juga menjadi bagian penting dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan kedisiplinan kepada generasi muda, khususnya mereka yang sedang belajar memahami dunia kerja di lingkungan peradilan.
Melalui peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini, PTUN Yogyakarta kembali menegaskan komitmennya untuk terus menjaga semangat persatuan, meningkatkan integritas aparatur, serta memberikan pelayanan hukum yang profesional, transparan, dan akuntabel kepada masyarakat pencari keadilan. Peringatan ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi juga menjadi momentum refleksi bersama untuk terus membangun semangat pengabdian demi mewujudkan lembaga peradilan yang modern, terpercaya, dan berwibawa.





