HomeKEGIATAN RAPAT INTERNAL GUNA MEMBAHAS PERBAIKAN DOKUMEN SURVEI, PENINGKATAN KUALITAS WEBSITE, SERTA PENGENALAN INOVASI BARUBeritaKEGIATAN RAPAT INTERNAL GUNA MEMBAHAS PERBAIKAN DOKUMEN SURVEI, PENINGKATAN KUALITAS WEBSITE, SERTA PENGENALAN INOVASI BARU

KEGIATAN RAPAT INTERNAL GUNA MEMBAHAS PERBAIKAN DOKUMEN SURVEI, PENINGKATAN KUALITAS WEBSITE, SERTA PENGENALAN INOVASI BARU

Bertempat di Command Center PTUN Yogyakarta pada hari Kamis tanggal 16 Juni 2022, Ketua PTUN Yogyakarta mengadakan rapat internal yang diikuti oleh Wakil Ketua PTUN Yogyakarta, Panitera, Sekretaris, Panitera Muda Perkara, Panitera Muda Hukum, Kasub Bagian Perencanaan, TI dan Pelaporan, beserta beberapa anggota staf lainnya. Agenda rapat kali ini membahas mengenai website PTUN Yogyakarta, survei, dan inovasi layanan Pengadilan. Inti pembahasan rapat ini sebagai tindak lanjut atas kunjungan dari Badan Pengawas (BAWAS) pada tanggal 15 Juni 2022 terkait inovasi yang ada di PTUN Yogyakarta, yang mana akan menjadi penilaian pembangunan Zona Integritas (ZI). Ketua PTUN Yogyakarta, Herisman, S.H., S.Sos., M.A.P., M.H. kali ini membuka agenda rapat dan menekankan bahwasanya pembahasan rapat kali ini sangat penting untuk meningkatkan kemajuan satuan kerja serta harapannya pada tahun ini PTUN Yogyakarta dapat meraih predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK).

Pembahasan inti rapat dimulai oleh Wakil Ketua PTUN Yogyakarta serta Ketua Tim ZI, Dr. Agus Budi Susilo, S.H., M.H.. Beliau menilai perlunya perbaikan dari segi dokumen survei, khususnya mengenai IKM dan IPK, yang mana dalam penilaian ZI, komponen IKM dan IPK cukup besar yaitu sebesar 40%. Data IKM dan IPK didapatkan dari survei terhadap pengunjung yang mendapatkan pelayanan di PTUN Yogyakarta, oleh karena itu diperlukan pengisian buku tamu oleh pengunjung. Serta nantinya hasil survei dapat digunakan PTUN Yogyakarta sebagai bahan perbaikan, sehingga dapat memberikan pelayanan yang berkelanjutan.

Penilaian penting lainnya yaitu terkait dengan Website, yang diharapkan dapat selalu terupdate mengenai kegiatan-kegiatan terkini pada Pengadilan Tata Usaha Negara Yogyakarta. Hal ini dikarenakan website pada satuan kerja menjadi salah satu indikator penilaian dan sering kali dipantau dan dinilai oleh pihak luar, baik dari Dirjen, Bawas, dan bahkan Tim Penilai ZI dari Kemenpan RB. Sekretaris PTUN Yogyakarta, Budi Suryana, S.H. menambahkan bahwa website saat ini akan dirubah ke website baru dan akan dirilisdalam waktu dekat. Oleh karena itu, sembari menunggu website baru diresmikan dan dapat digunakan, update berita/kegiatan tetap dilakukan pada website lama, serta meminta saran dan masukan untuk meningkatkan kualitas isi serta tampilan website.

Pembahasan rapat berlanjut mengenai inovasi baru yang dipaparkan oleh Kasub Bagian Perencanaan, TI dan Pelaporan, Sekar Jayasari, S.H.. Inovasi tersebut bernama SIPDO, yaitu SistemInformasi Perizinan Dokumen Online. Manfaat inovasi ini dapat memberikan layanan bagi pihak ekstenal maupun pihak internal untuk memudahkan pengelolaan dokumen/persuratan. Saat ini, aplikasi tersebut masih dalam tahap konfigurasi dan perlu dikembangkan lagi terutama untuk menu pelayanan bagian kepaniteraan. Dibutuhkan saran dan masukan mengenai pengelolaan dokumen apa saja yang sekiranya dapat ditambahkan pada menu aplikasi tersebut sehingga dapat dirasakan manfaatnya oleh pengguna layanan dan pemberi layanan. Dengan aplikasi tersebut, diharapkan dapat mengangkat stigma masyarakat terhadap birokrasi yang berbelit-belit, karena dapat diakses dimana saja dan kapan saja. Sebagai catatan, Kasub Bagian Perencanaan, TI, dan Pelaporan menambahkan, pesan dari tim bawas bahwa setiap inovasi (yang berupa prosedur) tentu harus ada SOP yang mendasarinya, sehingga inovasi tersebut telah sah diterapkan di PTUN Yogyakarta.

Setelah adanya inovasi berupa aplikasi, maka perlu dilakukan re-design poster, pamphlet, yang saat ini sudah tersedia, perlu disesuaikan isi kontennya sesuai dengan pembaharuan aplikasi dan proses layanan yang ada. Digitalisasi dari konten yang ada di pengadilan juga dibutuhkan sehingga pada ruang publik tidak perlu adanya lagi standing banner, cukup ditampilkan di layar monitor. Tak lupa, kesiapan dari petugas layanan agar selalu sigap memberikan pelayanan terbaik pada pengunjung di pengadilan.

Kegiatan rapat ditutup oleh Ketua PTUN Yogyakarta. Beliau kembali berpesan bahwa perlunya ada sinergitas dalam membangun kemajuan satker ini. Koordinasi dan kolaborasi dari semua pihak akan memudahkan kita mencapai tujuan. Sebelum mengakhiri acara beliau meberikan closing statement  bahwa tidak ada lagi alasan PTUN Yogyakarta tahun ini tidak meraih predikat WBK.

© Copyright © 2022 Tim - IT Pengadilan Tata Usaha Negara Yogyakarta